Modernisasi Pempek Di Mulai Dari Kota Jambi

Modernisasi Pempek Di Mulai Dari Kota Jambi

"Modernisasi Pempek Di Mulai Dari Kota Jambi"

Menelisik Sukses Pempek Selamat

Awalnya Hanya Jual Kerupuk, Bikin Pempek Bila Dipesan
Resto pempek Selamat memang pintar mengambil pasar makanan khas asal Sumatera Selatan di Kota Jambi. Salah satu resep sederhananya, meramu manajemen keluarga dikemas dengan konsep yang modern. Hasilnya, Selamat sudah memiliki beberapa outlet.

Hari masih pagi ketika sejumlah pelanggan telah datang ke outlet Pempek Selamat di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 8, Thehok, kemarin (9/11). Memang, tujuan pengunjung tersebut bukan untuk menikmati pempek di pagi hari itu, tapi mengambil pesanan paket pempek. Di outlet yang berada di jalan Protokol itulah, Andy Selamat, anak ke 6 dari 8 bersaudara pemilik Resto Selamat bertutur awal mula usaha keluarga tersebut. Selamat termasuk usaha yang benar-benar dirintis dari bawah. Ia tidak langsung menjadi besar dan terkenal seperti saat ini.

“Outlet pertama itu awalnya hanya menjual kerupuk saja,” kata Andy. Sedangkan untuk pempek hanya dibuat jika ada pesanan khusus dari pelanggan. Dari sanalah, lanjut Andy, dirinya dan saudaranya berpikir untuk membuat sesuatu yang berkualitas. “Karena setiap orang pasti punya kesempatan,” katanya mantap.

Resto pertama berdiri tanggal 12 Maret 2000, di Jalan Gatot Subroto. Kini, outlet di dekat Hotel Novotel itu sudah tutup. Namun pada 1 Agustus 2001, Pempek Selamat memindahkan usahanya di jalan HMO Bafadhal No 8 A.

“Disinilah awal Pempek Selamat berkomitmen untuk memberikan produk dengan kualitas yang lebih baik serta pelayanan dan tempat yang nyaman,” ungkapnya. Kini Pempek Selamat memiliki 10 cabang yang tersebar di Jambi, Palembang, Lampung dan Jakarta.

Diawali dengan sang ibu yang biasa membuat pempek dan kerupuk, kini restoran makanan khas Jambi ini mampu dikemas dengan manajemen yang modern. “Meski ditangani dengan manajemen keluarga, tapi tetap profesional,” katanya.

Jauh sebelum Pempek Selamat hadir di Kota Jambi, sejumlah toko pempek telah lebih dulu melekat di masyarakat. Tapi, Pempek Selamat mampu merebut pasar itu. Kini, 10 outlet tersebar di empat provinsi.

Karena tanggapan dan dukungan yang diterima sangat positif, baik dari masyarakat Jambi maupun pengunjung dari luar wilayah Jambi, Resto Pempek Selamat dapat membuka outletnya di luar wilayah Jambi seperti Palembang, Lampung dan Jakarta.
Pempek Selamat terus melakukan ekspansi dan juga relokasi outlet ke tempat yang lebih strategis, sehingga saat ini ada empat outlet Pempek Selamat yang ada di Jambi; yaitu Pempek Selamat Thehok, Jl Soekarno-Hatta No. 8, Pempek Selamat Sipin, Jl Sumantri Brojonegoro No.13 B, Pempek Selamat Talang Banjar, Jl Orang Kayo Hitam No. 8 dan Pempek Selamat Bandara Sultan Thaha Ruang Keberangkatan.

Selanjutnya, tahun 2005, Pempek Selamat melakukan ekspansi ke Jakarta dengan dibukanya Pempek Selatan di terminal keberangkatan 1-C Bandara International Soekarno Hatta. Tahun 2006, Pempek Selamat melakukan ekspansi ke Palembang yang merupakan kota pempek dan mendapatkan sambutan yang baik sehingga saat ini sudah terdapat tiga outlet Pempek Selamat di Palembang yaitu Pempek Selamat PTC, Jl R.Sukamto No. 88, Pempek Selamat Dempo, Jl Lingkar Selatan No. 353 dan Pempek Selamat Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang ruang keberangkatan.

Tahun 2009, Pempek Selamat kembali melakukan ekspansi ke Lampung dan kembali
mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat Lampung, sehingga saat ini Pempek Selamat dapat dijumpai di Pempek Selamat Teluk Betung Jl MS Batu Bara No.48 dan Pempek Selamat Bandara Raden Inten II Lampung. Dalam menjalankan usahanya, Andy menjelaskan visi dan misi yang dikedepankan, yakni menyajikan produk dengan kualitas dan pelayanan yang baik serta tempat yang bersih dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Sedangkan misi usahanya adalah mencapai suatu keberhasilan usaha melalui pembinaan sumber daya manusia serta penciptaan lapangan kerja. “Sehingga kami bisa turut berkontribusi terhadap kemajuan sosial di lingkungan kerja kami,” jelas Andy.
Sampai saat ini, Resto Pempek Selamat terus melakukan pembenahan, baik dari aspek

produksi, administrasi, marketing dan sumber daya manusia. “Sistem komputerisasi juga telah kami terapkan beberapa tahun yang lalu,” tambahnya. Hal ini bertujuan agar sistem dan manajemen Pempek Selamat benar-benar dapat dikelola dengan lebih baik dan profesional, sehingga akan dapat memback-up rencana selanjutnya, di
antaranya pembukaan outlet-outlet baru di beberapa propinsi dengan sistem waralaba.

Meski diakui bahwa segala sesuatunya telah modern, sentuhan tradisional masih tetap
dipertahankan dalam pembuatannya. “Yakni dari segi produksi dan pembuatan pempek itu sendiri,” terangnya. Andy mengatakan, suatu usaha akan berjalan dengan lancar jika dijalani dengan sungguh-sungguh, jujur dan tidak ada yang ditutupi. “Semuanya pasti akan berjalan dengan lancar,” tandasnya. (*)(Suci Idealin, Jambiindependent.co.id)

is the proud partner of